Pesepak Bola Legendaris Indonesia

Timnas Indonesia memang masih minim prestasi dan juga mengalami pasang surut dari prestasi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, walaupun begitu, Indonesia adalah negara yang pernah mendapatkan julukan sebagai Macan Asia di masa lalu, karena indonesia memiliki pemain-pemain hebat yang sekarang telah menjadi legenda. Sejarah mencatat, jika prestasi terbaik dari Timnas Indonesia, terakhir terjadi yaitu pada tahun 1991 saat Tim Merah-Putih memenangi gelar kejuaraan SEA Games. Gelar bergengsi kedua yang ada juga berhasil dimenangkan di kawasan Asia Tenggara setelah kemenangan tahun 1987.

Setelah itu Timnas Indonesia sempat menciptakan sebuah sensasi, ketika pada saat itu hampir lolos ke dalam Piala Dunia di tahun 1986. Tim Garuda kemudian gagal melangkah ke Meksiko, setelah dikalahkan oleh Korea Selatan pada babak akhir kualifikasi di zona Asia. Ditahun yang sama juga Timnas Indonesia sukses menembus semifinal dalam kejuaraan Asian Games. Dengan kata lain, jangan pernah meremehkan Timnas Indonesia sekalipun timnas tidak banyak memiliki keberuntungan serta mendapatkan kemenangan.

Penampilan dari bintang-bintang sepak bola Indonesia yang dahulu sangat bersinar, mulai dari era Aji Santoso dan Kurniawan Dwi Yulianto, hingga era Evan Dimas dan juga Hansamu Yama. Semuanya mampu menjadi daya tarik tersendiri, baik melalui layar televisi maupun para pendukung yang datang langsung ke stadion meski laga digelar di negara tetangga.

Dalam sejarahnya yaitu sejak tahun 1996, Timnas Indonesia sudah tercatat delapan kali mampu lolos dari fase grup. Dengan lima kali di antaranya dapat melangkah ke dalam pertandingan final. Sayang, dari kelima kesempatan tersebut, Indonesia belum berhasil mendapatkan trofi juara.

Pesepak Bola Legendaris Indonesia

Namun, dukungan para penggemar untuk Tim Garuda selalu besar. Antusiasme yang juga selalu luar biasa kerap kali menjadi sebuah hal yang diperlihatkan oleh rakyat Indonesia, terutama jika Tim Garuda mampu melangkah sampai ke pertandingan puncak.

Kegagalan demi kegagalan yang ada di laga puncak tidak pernah menyurutkan keinginan dari para penggemar Timnas Indonesia untuk dapat melihat tim kesayangan mereka dapat meraih trofi untuk pertama kalinya. Apalagi sejak fase grup, Tim Garuda bisa mempersembahkan penampilan yang sangat apik dengan banyaknya hasil yang positif. Sepanjang sejarah tersebut juga nama-nama pemain bola legendaris bermunculan, siapa sajakah mereka ? Berikut ini adalah deretan pemain legenda Indonesia yang namanya melegenda hingga kini.

Bambang Pamungkas

Legenda Indonesia dan juga merupakan legenda dari Persija Jakarta. Bepe atau di kenal dengan nama Bambang Pamungkas masih bermain bola saat ini pada usia sudah menginjak 39 tahun. Bepe menorehkan 85 caps dan juga 37 gol untuk Timnas Indonesia.

Prestasi Bambang Pamungkas terbaik di Timnas yaitu pada saat membawa negara menjadi runner-up dalam Piala AFF 2002 saat itu ajang tersebut masih bernama Piala Tiger. Bepe juga menjadi penyerang dengan torehan delapan gol dari enam laga dalam pertandingan tersebut. Ikon Macan Kemayoran juga terkenal dengan kemampuannya dalam menanduk bola dan juga merupakan striker oportunis. Maka tidak heran jika namanya masuk ke dalam pemain bola legendaris di Indonesia.

Boaz Solossa

Piala Tiger yang diadakan pada tahun 2004 menjadi ajang Boaz Solossa pada saat mengenalkan dirinya kepada para pecinta sepak bola Indonesia. Duetnya saat itu bersama dengan Ilham Jaya Kesuma sangat mengerikan pada saat itu. Boaz yang sekarang ini juga masih bermain untuk tim Persipura Jayapura pada usia 33 tahun. Pada saat dirinya masih prima dan berjaya, Boaz merupakan seorang striker yang disegani di kawasan Asia karena kecepatanya, lincah, berbahaya, dan juga cukup tajam mencetak gol.

Peri Sandria

Mantan penyerang berbahaya Indonesia ini merupakan pesepakbola yang namanya cukup terkenal pada akhir tahun 80an dan pertengahan 80an. Peri Sandria adalah seorang pemain sepak bola yang berhasil memecahkan rekor dengan gol terbanyak dalam Liga Indonesia. Gol yang saat itu berhasil dicetak yaitu sebanyak 34 gol sebelum kemudian dipecahkan Sylvano Comvalius. Bersama dengan eks pelatih Timnas Indonesia, Anatoli Polosin, Peri juga pernah berjaya mengantarkan Indonesia meraih medali emas di dalam ajang Sea Games pada tahun 1991.

Robby Darwis

Mantan bek tangguh yang ada di era kejayaannya. Robby Darwis adalah pemain sepak bola timnas yang bermain pada periode 1987-1998, memiliki postur tubuh yang ideal dan juga sangat jago dalam duel satu lawan satu. Selain dirinya dikenal sebagai legenda Indonesia, Robby Darwis juga menjadi pemain legenda bagi tim Persib Bandung.

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto adalah pemain timnas Indonesia yang juga namanya pernah terkenal. Kurniawan Dwi Yulianto pemain yang telah menekuni kariernya yaitu sejak berusia 17 tahun. Sampdoria dan Luzern merupakan dua klub yang berada di Eropa yang juga pernah diperkuat oleh Si Kurus julukan untuk Kurniawan. Jumlah gol Kurniawan di Timnas Indonesia yang hanya kalah dari Bambang Pamungkas. Kurniawan mampu menorehkan 33 gol yang ada dari 58 caps dengan Tim Merah Putih saat itu.

Fakhri Husaini

Mantan playmaker Timnas Indonesia, yaitu Fakhri Husaini pernah bermain pada awal tahun 90-an. Dirinya memiliki kemampuan yang baik, khususnya dalam hal mengoper bola dengan kedua kakinya. Fakhri juga pernah dilatih oleh Henk Wullem, eks pelatih Timnas Indonesia. Saat ini, Fakhri Husaini menjadi pelatih bagi Timnas Indonesia U-19 dan dirinya mencoba menularkan pengalamannya tersebut kepada para pemain-pemain muda.

Aji Santoso

Mantan bek kiri terbaik yang juga pernah dimiliki oleh Indonesia. Aji Santoso memiliki kecepatan, dan juga menjadi salah satu pemain yang dapat melakukan umpan silang dengan bagus serta stamina yang dimilikinya juga sangat bagus. Aji Santoso kini menekuni karirnya sebagai seorang pelatihan dan dirinya juga menjadi pelatih saat memperkuat Timnas pada tahun 1990-an.

Cristian Gonzales

Piala AFF 2010 merupakan sebuah memori yang sulit dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Saat itu, Indonesia menjadi tuan rumah bersama dengan Vietnam. Pada saat itu juga, Timnas Indonesia kemudian mampu melangkah hingga ke dalam babak final dengan permainan yang saat itu sangat menghibur.

Sayang, Tim Garuda saat itu harus kalah dari Malaysia di dalam laga puncak dan dalam keempat kalinya harus puas menjadi runner-up di dalam Piala AFF. Padahal pada saat itu tim asuhan Alfred Riedl ini memiliki skuat yang mumpuni, termasuk dengan hadirnya Irfan Bachdim dan pemain naturalisasi, Cristian Gonzales.

Gendut Doni

Karir Gendut Doni Timnas Indonesia ini juga terbilang cukup pendek. Ia pertama kali memperkuat Tim Garuda yaitu pada tahun 2000 dan kemudian berakhir pada tahun 2004. Pemain yang saat itu memperkuat Persija Jakarta namun hanya masuk ke dalam skuat Garuda dalam dua edisi Piala AFF, yaitu pada tahun 2000 dan 2002. Catatan menarik mengenai Gendut Doni adalah ia menjadi sosok penting dalam skuat Garuda di Piala Tiger pada tahun 2000. Bahkan dirinya hampir saja tersisih dari tim sebelum saat berangkat ke Thailand.

Demikian itulah beberapa pemain sepak bola legendaris di Indonesia. Walaupun nama-nama tersebut belum sempat membawa Indonesia menjadi juara, tapi mereka telah berhasil menunjukkan permainan terbaik mereka untuk Indonesia. Terimakasih.