Monthly Archives: November 2020

Fakta Unik Sepak Bola Indonesia

Sepak yang ada di Indonesia tidak pernah kehabisan berbagai cerita. Ada berbagai kisah-kisah menarik di lapangan, maupun juga dari sisi lainnya. Selain menghadapi sebuah jadwal kickoff kompetisi yang sulit ditebak, penundaan jadwal yang nantinya bisa terjadi sewaktu-waktu, hingga fenomena dari tim musafir, serta masih banyak sisi lain yang menarik digali.

Fakta Unik Sepak Bola Indonesia

Ada fenomena beberapa klub yang sering mengganti nama, lika-liku dari suporter saat mendukung tim kesayangan yang berada di tempat-tempat jauh, hingga tradisi turnamen antar kampung yang historis. Hal-hal seperti itu kadang kala memang sulit ditemui di negara-negara lain, alias hanya ada di Indonesia saja.

Fenomena tarkam misalnya. Beberapa orang di Indonesia biasanya mereka akan rela merogoh kocek dalam-dalam demi membawa timnya mereka ikut ke dalam turnamen tarkam, tentunya dilakukan dengan menggaet-menggaet beberapa pemain yang berstatus profesional, dan tentu saja di berbanderol dengan harga mahal.

Manuver mereka mungkin terasa sangat aneh bagi orang-orang awam. Alasannya, apa manfaatnya mengeluarkan uang sebanyak itu, padahal mungkin hadiah yang ada di turnamen tersebut sangat kecil? Bagi mereka, keuntungan bukan lah segalanya. Itulah sisi unik dari sebuah turnamen antar kampung yang ada di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa hal menarik dan unik lainnya yang hanya bisa anda temui di sepak bola Indonesia.

Laga Dipindah karena Pilkades? Sangat Mungkin (Persib Bandung vs Persija Jakarta)

Laga yang diadakan harus dipindah karena stadion sedang direnovasi bukan sebuah hal yang aneh. Tapi, ada yang unik lagi ketika pertandingan Liga 1 2019 dilakukan, laga antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta terpaksa digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan tersebut seharusnya dilakukan dan digelar di Bandung karena Persib bertindak sebagai tuan rumah saat itu. Jika sesuai rencana, laga tersebut memang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada tanggal 28 Oktober 2019.

Namun, pihak kepolisian tidak memberikan izin pertandingan pada hari tersebut. Alasannya adalah pada 27 dan 28 Oktober ada perhelatan Pilkades Serentak yang di lakukan Kabupaten Bandung. Alhasil, polisi fokus mengamankan agenda politik tersebut. Daripada laga nantinya harus diundur, laga Persib kontra Persija pada akhirnya dipindah ke Bali. Laga tersebut dimenangi Persib Bandung dengan skor 2-0 pada lanjutan Shopee Liga 1 2019.

Laga Ditunda, Besoknya Ditonton Gratis (Persib Bandung vs Persipura)

Pernah menemukan pertandingan sepak bola yang seharusnya digelar pada sore atau malam hari kemudian harus ditunda ? Biasanya penundaan akan dilakukan karena kondisi cuaca, seperti hujan lebat yang membuat lapangan di stadion menjadi tergenang. Kejadian seperti itu sering terjadi di sepak bola Indonesia karena banyaknya stadion yang belum mempunyai sistem drainase yang bagus. Alhasil, ketika hujan terus menerus lapangan pada akhirnya akan banjir. Jika terjadi seperti itu, permainan pun nantinya akan menjadi tidak maksimal karena bola sulit bergulir. Wasit terkadang dengan terpaksa harus menghentikan pertandingan tersebut.

Dalam beberapa kejadian, panpel akan memutuskan sebuah pertandingan di tunda atau lanjutan akan digelar keesokan harinya, tentu terbuka untuk umum dan juga akan gratis. Pertandingan biasanya akan digelar pukul 07.00 atau 08.00 pagi. Apakah anda pernah mengalami momen itu ?

Klub Gonta-Ganti Nama? Sudah Biasa

Nama menjadi sebuah identitas yang umumnya penting bagi klub sepak bola. Nama klub biasanya akan bertahan selama bertahun-tahun bahkan bisa mencapai satu abad lebih. Sangat jarang sekali klub-klub dunia yang hobi gonta-ganti nama.

Namun, gonta-ganti nama klub bukan lah merupakan sebuah hal yang aneh di sepak bola Indonesia. Alasannya juga sangat bermacam-macam, misalnya saja pembelian klub, pindah kandang, akuisisi, ataupun juga merger antarklub. Salah satu contoh yang terbaru adalah PS Tira Persikabo. Nama tersebut dipilih ketika manajemen PS Tira merger dengan Persikabo Bogor. Klub tersebut yang tampil di Liga 1 2019.

Bagaimana dengan Bali United? Tentu saja dahulu namanya bukan itu. Klub tersebut dulunya bernama Persisam Samarinda. Pada 2014, Persisam Samarinda kemudian pindah kandang ke Bali. Mereka juga berganti nama menjadi Bali United FC. Nama Madura United juga masih sangat baru di dalam klub sepak bola Indonesia. Awalnya klub tersebut merupakan sebuah merger antara Mastrans dengan Bandung Raya, yang namanya berubah menjadi Mastrans Bandung Raya.

Bandung Raya kemudian mengakuisisi klub Pelita Jaya sehingga bermetamorfosis menjadi klub Pelita Bandung Raya yaitu pada 2012. Kemudian Pelita Bandung Raya merger dengan beberapa Persipasi Bekasi, menjelma menjadi Persipasi Bandung Raya pada tahun 2015. Klub tersebut kemudian diakuisisi lagi menjadi Madura United. Rumit bukan?

Suporter Bertandang Jauh Naik Kapal Laut

Suporter PSM Makassar mendapat sebuah pengalaman yang sulit dilupakan saat akan mendukung tim kesayangan mereka pada saat itu menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-26 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo. Suporter PSM Makasar mulai berdatangan dan tiba di Surabaya, kebanyakan para suporter tersebut menggunakan kapal laut yang berlabuh di Tanjung, Perak Surabaya.

Namun, saat mereka sudah tiba di Surabaya, ada pengumuman laga yang di dipindah ke Stadion Bantakan, Balikpapan, dengan tanggal yang sama karena Persebaya sudah mendapat izin keamanan untuk menggelar laga di Jawa Timur. Tentu saja para suporter PSM yang sudah datang pada saat itu merasa sangat kecewa. Sudah jauh-jauh datang ke Surabaya menggunakan kapal laut, tapi pertandingan tersebut malah dipindahkan.

Rombongan pertama yang sudah tiba tadi subuh di pelabuhan (Tanjung Perak) yaitu sekitar 40 orang. Rombongan kedua yang berisikan 15 orang datang menggunakan pesawat dan pada saat malam ada puluhan yang tiba naik kapal laut. Para suporter tentunya cukup kaget karena baru terdengar info tersebut saat sampai sekitar pukul 05.00 WIB, karna pada saat mereka berada di kapal laut tidak ada sinyal.

Dari Tukang Becak hingga Dokter

Dalam Piala Dunia 1938, ada satu nama yang cukup ‘Indonesia banget’, yakni Achmad Nawir. Pemain bertahan asal klub cikal bakal Persebaya, yaitu Soerabajasche Voetbal Bond itu dipilih oleh pelatih Johannes Christoffel van Mastenbroek untuk menjadi kapten dari tim tersebut. Menariknya, berdasarkan dengan keterangan dari laman Java Post, Nawir diketahui berprofesi sebagai seorang dokter.

Tak cuma itu saja, dr. Nawir juga mengenakan kacamata. Mungkin, beliau adalah pesepak bola pertama yang tampil dengan menggunakan kacamata. Selain itu, ada juga sosok Andi Ramang, legenda sepak bola Indonesia yang berasal dari Makassar, yang sebelum terjun ke dunia sepak bola, merupakan seorang tukang becak.

Jelang kemerdekaan, Ramang juga diketahui hijrah ke Makassar dan kemudian memutuskan untuk ‘berkarir’ sebagai penarik becak. Pada suatu hari, ia bergabung dengan Persatuan Sepak Bola Induk Sulawesi.

Demikian itulah beberapa hal unik yang tidak pernah terjadi di dunia Sepak bola lain, kecuali Indonesia. Beberapa hal unik tersebut secara tidak langsung menjadi sebuah ciri khas bagi sepak bola Indonesia. Semoga sepak bola Indonesia tetap berkembang lebih baik lagi.

Fakta-fakta Menarik Sejarah Piala Dunia

Tahukah Anda, ajang kompetisi sepak bola antar negara-negara yang ada di dunia, yakni Piala Dunia telah dimulai sejak tahun 1930. Piala Dunia adalah ajang yang di prakarsai oleh induk organisasi sepak bola dunia yaitu FIFA. Hingga saat ini, Piala Dunia telah mencetak gelar sebanyak 21 kali. Terakhir, Piala Dunia diselenggarakan di Rusia.

Pertandingan sepakbola pertama kali memang sudah diadakan pada tahun 1872. Saat itu, pemain inggris bertemu dengan kesebelasan dari Skotlandia yang terkenal dengan taktik bermainnya yang juga sangat baik, sampai pada akhirnya sepakbola menjadi sebuah olahraga yang mulai populer di belahan dunia pada saat memasuki tahun 1900-an.

Fakta-fakta Menarik Sejarah Piala Dunia

Banyak sekali tim-tim nasional dari berbagai negara yang mulai terbentuk semenjak lahirnya ajang sepakbola yang pertama kali dimulai di kawasan Britania Raya (Inggris) tersebut. Sepanjang waktu berjalan, akhirnya FIFA pun mulai terbentuk yaitu pada tanggal 22 Mei 1904 sekaligus menjadi sebuah otoritas sepakbola internasional.

Banyak sekali kejadian-kejadian menarik sepanjang kompetisi yang berlangsung empat tahunan ini. Salah satunya, adalah ajang kompetisi sepak bola ini sempat terhenti yaitu pada tahun 1942 dan 1946 karena saat itu terjadi Perang Dunia II. Selain itu, masih banyak lagi beberapa fakta dari sejarah Piala Dunia yang menarik. Nah berikut ini adalah beberapa rangkuman fakta-fakta sejarah piala dunia.

Trofi

Ternyata sebelum trofi FIFA world cup seperti yang kita ketahui sekarang ini, ajang sepak bola tersebut menggunakan trofi Jules Rimet. Piala ini diberi nama sesuai dengan nama Presiden FIFA Jules Rimet. Trofi ini hanya digunakan pada Piala Dunia yang berlangsung pada tahun 1930 hingga 1970. Sama halnya dengan trofi FIFA world cup saat ini, trofi Jules Rimet juga berbahan dasar dari emas. Namun begitu, trofi Jules Rimet pernah dicuri selama 2 kali, pertama dicuri sebelum Piala Dunia 1966 di Britania Raya dan kemudian kembali dicuri pada tahun 1983 di Rio de Janeiro.

Sejarah sekitar pemain

Banyak sejarah yang juga terlahir dari pemain-pemain yang ikut bertanding di dalam ajang kompetisi empat tahunan Piala Dunia. Selain itu, banyak juga pemain-pemain yang kemudian namanya menjadi terkenal dan bahkan diperbincangkan oleh semua orang sepanjang pergelaran Piala Dunia. Seperti halnya, Diego Armando Maradona, Hingga juga Pele. Nah berikut ini adalah beberapa rangkuman sejarah seputar pemain.

Pemain tertua dan termuda

Tidak banyak pemain sepak bola yang sudah berumur, tapi masih mengikuti ajang kompetisi empat tahunan ini. Meski begitu, ternyata masih ada pemain yang bermain, padahal umurnya bisa dibilang sudah dibilang tidak muda lagi. Pada Piala dunia 2018 di Rusia rekor pemain tertua yang dipegang oleh kiper Mesir Essam El Hadary. El Hadary mencatat namanya di dalam sejarah piala dunia saat usianya 45 tahun 161 hari.

Sementara, untuk rekor pemain termuda yang ada di Piala Dunia dipegang oleh Norman Whiteside. Norman yang pada saat itu bertanding memperkuat skuad Irlandia Utara, dan dirinya pada saat itu masih berusia 17 tahun dan 41 hari saat mengikuti Piala Dunia 1982.

Pencetak gol terbanyak

Nah dalam urusan mencetak gol terbanyak di dalam Piala Dunia dimiliki oleh striker asal Jerman yakni, Miroslav Klose. Klose yang telah berhasil mencatat rekor pencetak gol terbanyak pada Piala Dunia di tahun 2014 di Brasil dengan mencetak sebanyak 16 gol. Selain itu, pada Piala Dunia tersebut, Klose juga berhasil membawa Jerman meraih juara di Piala Dunia keempat kalinya.

Pemain tampil terbanyak

Jerman menjadi negara yang kembali mencatatkan pemainnya dalam rekor Piala Dunia. Kali ini. Mantan kapten timnas Jerman Lothar menjadi pemain yang berhasil tampil terbanyak di dalam ajang Piala Dunia. Tercatat Matthaus tampil yaitu sebanyak 25 kali di dalam ajang Piala Dunia edisi tahun 1982, 1986, 1990, 1994 dan juga tahun 1998. Dan pada tahun 1990, Matthaus berhasil membawa jerman meraih sebuah trofi FIFA World Cup.

Kontroversi-kontroversi di Piala Dunia

Tidak hanya berbagai macam rekor-rekor terbaik yang tercatat di dalam kompetisi Piala Dunia, kontroversi-kontroversi juga ada dan tercatat dalam ajang kompetisi empat tahunan ini. Salah satunya, yakni kontroversi dari keputusan wasit saat Inggris melawan Jerman pada putaran Piala Dunia 2006. Dalam pertandingan tersebut, wasit tidak mengesahkan gol Frank Lampard, padahal dalam tayangan ulang tendangan yang memantul dari mistar tersebut telah melewati gawang.

Selain itu, ada lagi kontroversi sari gol tangan yang dicetak oleh Maradona. Saat Argentina melawan Inggris pada Piala Dunia tahun 1986 di Meksiko. Pada saat itu, mencetak gol dengan tangannya saat dirinya ingin menyambut umpan dari teman setimnya.

Indonesia ikut serta Piala Dunia

Ternyata Indonesia juga menjadi negara yang pernah mengikuti kompetisi Piala Dunia. Bahkan, Indonesia yang diyakini menjadi negara Asia pertama yang berhasil mengikuti ajang Piala Dunia. Hal itu terjadi, pada Piala Dunia yang di lakukan di Perancis tahun 1938. Kala itu, Indonesia masih dijajah oleh Belanda, sehingga pada kompetisi tersebut Indonesia masih bernama Hindia Belanda.

Selain itu, selama ini Indonesia juga selalu ikut andil di dalam kompetisi empat tahunan ini. Karena perlu Anda ketahui, bahwa bola yang digunakan di dalam ajang Piala Dunia tahun tersebut adalah bola-bola yang dibuat oleh pabrik asal Majalengka, Jawa Barat. Maka dari itu, Anda nantinya harus berbangga menjadi warga negara Indonesia.

Dikuasai Eropa dan Amerika Selatan

Piala Dunia 2018 adalah piala dunia ke-21 sepanjang sejarah. Dari total 20 gelaran sebelumnya, dimana 11 di antaranya berhasil dimenangkan oleh tim-tim Eropa dan kemudian sisanya menjadi milik negara-negara dari Amerika Selatan. Belum pernah ada negara dari Asia, Afrika, maupun juga negara dari Amerika Utara yang menjadi kampiun, bahkan tidak sekalipun wakil dari kawasan tersebut berhasil mencapai final.

Brasil masih yang terbaik

Brazil adalah pemegang rekor juara dunia terbanyak dengan 5 kali kemenangan, satu-satunya negara yang belum pernah absen di ajang piala dunia, sekaligus negara terakhir yang berhasil memenangkan piala dunia sebanyak dua kali berturut-turut pada tahun 1958 dan 1962.

Brasil juga masih menjadi satu-satunya negara yang berasal dari Amerika Selatan yang mampu menjadi juara saat piala dunia digelar di sekitar benua Eropa, tepatnya dilakukan di Swedia tahun 1958 dan jika digabungkan dengan kemenangan mereka di Korea-Jepang tahun 2002, mereka adalah satu-satunya negara yang juga pernah mengangkat trofi di 3 benua yang berbeda.

Demikian itulah beberapa fakta-fakta menarik tentang sejarah panjang digelarnya Piala Dunia.Piala Dunia Rusia 2018 telah selesai, dan ajang sepak bola tersebut akan diadakan kembali pada tahun 2022. Tentunya, pertandingan antar negara tersebut nantinya akan semakin serut.

Maka dari itu, Anda harus selalu menonton jalannya pertandingan. Jangan sampai Anda ketinggalan tentang sejarah-sejarah baru yang lahir di Piala Dunia. Walaupun negara kita tidak pernah masuk ke dalam kompetisi dunia tersebut, kita harus bangga dengan prestasinya yang lainya yang dimiliki oleh Timnas Indonesia. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan anda tentang sepak bola, terimakasih.