Monthly Archives: March 2021

Sepak Terjang Turnamen Sepak Bola Terbaik di Indonesia

Turnamen Sepak Bola yang ada di Indonesia ini umumnya akan digelar sebagai ajang dari pemanasan sekaligus Pramusim dan telah berlangsung di kawasan tertentu. Hal tersebut telah diselenggarakan sebagai wadah klub untuk Uji kemampuan sebelum berjuang di Liga tersebut. Nah Turnamen Sepak Bola ini biasanya menarik perhatian dikarenakan mampu menghadirkan tim-tim Elite bahkan, ada Turnamen yang bisa mendapatkan pengakuan FIFA, dikarenakan rutin diselenggarakan dan diikuti tim-tim elite dunia. Dan jika Mengambil contoh ke Inggris, di sana sudah terdapat 2 Turnamen yang telah diselenggarakan di luar Liga sebagai contoh : pada Piala FA dan juga Piala Liga Inggris. 

Walau awalnya tidak bisa dipandang serius, namun kedua turnamen ini justru sudah masuk sebagai agenda tahunan yang mampu melengkapi kemeriahan dari kompetisi yang ada. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir ini, Klub-Klub Elite sudah mulai menganggap ajang tersebut sebagai target yang harus bisa dimenangi. Namun untuk situasi berbeda justru saja terjadi di Indonesia. Dan disini PSSI sebagai induk atas Sepak Bola Indonesia sudah gagal menjadikan turnamen sebagai ajang pelengkap Musim. Dan padahal itu sangat amat berguna dikarenakan menyajikan pertandingan menarik dan bisa mempertemukan tim yang berasal dari kasta yang berbeda. 

Turnamen pada Piala Jusuf di Indonesia 

Untuk Piala Jusuf sendiri masuk sebagai Turnamen Sepak Bola tertua yang ada di Indonesia. Turnamen ini memang telah diinisiasi kan oleh M. Jusuf pada tahun 1964 dan ketika menjadi Panglima Kodam XIV / Hasanuddin. Selain dikenal sebagai penggila slot mpo dari Sepak Bola, Jusuf juga menilai adanya olahraga Bal-balan yang bisa saja menjadi ajang pemersatu rakyat di tengah belum stabilnya kondisi Politik dan ekonomi yang ada di Sulawesi Selatan pada masa itu. Seiring dari perjalanan waktu yang ada, Piala Jusuf sudah berkembang dan diikuti oleh tim-tim yang berasal dari Luar Sulawesi Selatan. Dan pada edisi Piala Jusuf tahun 1984 sudah terdapat tim yang berasal dari Brunei Darussalam dan Singapura. 

Lalu di sepanjang Penyelenggaranya, maka Piala Jusuf ini sudah memainkan 12 Edisi. Nnah PSM Makassar sudah menjadi tim yang paling banyak untuk menjadi juara yakni selama 6 kali. Meski ini sudah menjadi langganan Juara, PSM justru bukan menjadi tim terakhir yang berjaya di ajang ini. Dan pada tahun 2007, Juku Eja juga sudah gagal dalam mempertahankan Trofi Juara yang mereka raih pada tahun 1999. Dan pada tahun 20018, PSM juga sempat menggelar Turnamen di Makassar yang berlabel Piala Super Asia bukan Piala Jusuf. Dan Ajang itu bisa diikuti oleh Ministry of National Defence FC Kamboja, lalu Home United Singapura dan juga Adelaide United Australia. Untuk PSM ini telah sukses keluar sebagai juara dan dalam laga Final Juku Eja telah mengalahkan MND FC 3 – 0 Lewat Gol Cuy Junior – lalu Willem Jan Pluim hingga Bruce Djite. 

Turnamen pada Piala Marah Halim di Indonesia 

Ternyata di Indonesia sendiri sudah pernah memiliki Turnamen Pramusim yang sudah diakui FIFA pada tahun 1972 bersamaan dengan piala Marah Halim. Nah Turnamen ini menjadi Inisiasi dari Orang Medan yang menggilai Sepak Bola bernama Marah Halim Harahap. Dimana Piala Marah Halim bisa menjadi turnamen yang paling ditunggu pada penyelenggaraannya di setiap tahun. Maklum saja, ajang ini bisa menjadi panggung dari Klub-klub lokal untuk unjuk kemampuan yang ada. 

Bahkan dalam perjalannya sendiri ada tim besar dari luar negeri yang ikut serta berpartisipasi. Dan hal inilah yang membuat FIFA ketika itu sempat saja memasukan Piala Merah Halim sebagai agenda Turnamen Internasional. Selain tim Indonesia, Piala marah Halim sudah pernah diikuti oleh tim dari Asia – lalu dari Tim Australia hingga tim Eropa. Sejak digulirkannya pertama kali pada tahun 1972, Piala Marah Halim sudah rutin sekali menggelar turnamen Pramusim di setiap tahun terkecuali pada edisi tahun 1987 sampai dengan 1990 an. Pamor dari Piala Marah Halim ini kemudian akan menurun dan terakhir kali digelar sudah pada tahun 1995 setelah adanya vakum pada tahun 1992 hingga sampai dengan tahun 1994. Hingga pada akhirnya Marah Halim ini meninggal dunia pada tahun 2015 dan turnamen tersebut tidak akan pernah lagi digelar sampai dengan saat ini. 

Turnamen pada Piala Gubernur Jatim di Indonesia 

Piala yang satu ini sudah termasuk sebagai ajang turnamen pramusim yang mana diselenggarakannya oleh Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur dimulai sejak tahun 2002. Dan Turnamen ini awalnya sudah diikuti oleh tim-tim yang berasal dari Jawa Timur saja. Nah Piala Gubernur Jatim juga biasanya dijadikan ajang untuk mengukur persiapan tim sebelum tampil di Liga. namun, belakang ajang ini pada akhirnya bisa menjadi pertaruhan gengsi antartim yang berasal dari Jawa Timur. 

Dan pada edisi Piala Gubernur Jatim tahun 2020, dan terdapat pula Klub yang berasal dari luar Jawa Timur bahkan dari luar negeri yang turut serta. Mereka ini adalah Bhayangkara FC – lalu tim Persija Jakarta dan juga Sabah FA Malaysia yang menjadi tim undangannya. Persik Kediri dan Persela Lamongan juga sudah masuk menjadi tim yang paling banyak dengan menjuarai Piala Gubernur Jatim yang keduanya sama-sama mengoleksi 5 gelar tersebut. 

Turnamen pada Piala Indonesia 

Untuk ajang Piala Indonesia sudah masuk sebagai turnamen Sepak Bola yang diselenggarakan oleh PSI mulai dari tahun 2005. Disini Piala Indonesia digelar untuk bisa mempertemukan Klub Sepak Bola dari seluruh level Kompetisi yakni Liga 1 – lalu Liga 2 dan juga Liga 3. Dan pada awal dari penyelenggaraan, Turnamen ini sudah diberi nama sesuai dengan sponsor yakni Copa Dji Sam Soe Indonesia pada tahun 2005. Dan ketika itu, turnamen ini sudah diikuti oleh 92 tim yang terdiri langsung dari 36 tim di Divisi Utama, lalu ada 40 tim Divisi satu dan ada 16 tim dari Divisi kedua. 

Turnamen yang sudah dibarengi dengan penyelenggaraan liga itu sempat saja berlangsung rutin sampai dengan tahun 2013, namun Piala Indonesia kemudian bisa vakum karena sejumlah alasan. Dan pada tahun 2018, Piala Indonesia kembali diselenggarakannya. Sayangnya, penyelenggaraan tidak berlangsung lancar sehingga memakan waktu yang panjang. Disini PSM Makassar ketika itu sudah menjadi juara setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan adanya Agregat 2-1. Dan disini Sriwijaya FC sudah menjadi klub pengoleksi gelar terbanyak Piala Indonesia. Dan sejauh ini, Klub berjulukan Laskar Wong Kito itu sukses selalu meraih 3 gelar. 

Turnamen Piala Presiden di Indonesia 

Piala Presiden ini menjadi turnamen Pramusim yang pertama kali sudah digelar pada tahun 2015. Walaupun turnamen Pramusim, Piala Presiden mampu mencuri adanya perhatian dari sejumlah klub untuk menurunkan Squad terbaik. Pada edisi perdana, Piala presiden ini hanya diikuti langsung oleh 16 tim yang berlaga di Liga Super Indonesia. Namun belakangan ini jumlah dari peserta ditambah menjadi 20 yang mana merupakan Gabungan dari Liga 1 dan juga Liga 2. 

Piala Presiden ini awalnya digelar untuk mengisi kekosongan kompetisi saat Indonesia sudah mendapatkan sanksi FIFA. dan pada tahun 2016, Turnamen Piala Presiden ini sempat saja ditiadakan dan ketika itu digantikan dengan indonesia Soccer Championship yang berformat Liga. dan pada tahun 2017 setelah Indonesia terbebas dari Sanksi FIFA, PSSI sudah kembali menggelar Piala Presiden sehingga, turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan untuk ajang pemanasan sebelum tampil di Kompetisi. Dan disini Arema FC sudah menjadi klub yang paling banyak meraih gelar Piala Presiden yakni pada edisi tahun 2017 dan tahun 2019. Adapun tim lainnya adalah Persib Bandung pada tahun 2015 dan juga Persija Jakarta pada tahun 2018. Untuk Piala Presiden ini sedang vakum dan pada tahun 2020 kemarin PSSI sudah memutuskan tidak untuk menyelenggarakan piala Presiden karena fokus untuk mengurusi persiapan Kompetisi.