Category Archives: My Blog

Sepak Terjang Turnamen Sepak Bola Terbaik di Indonesia

Turnamen Sepak Bola yang ada di Indonesia ini umumnya akan digelar sebagai ajang dari pemanasan sekaligus Pramusim dan telah berlangsung di kawasan tertentu. Hal tersebut telah diselenggarakan sebagai wadah klub untuk Uji kemampuan sebelum berjuang di Liga tersebut. Nah Turnamen Sepak Bola ini biasanya menarik perhatian dikarenakan mampu menghadirkan tim-tim Elite bahkan, ada Turnamen yang bisa mendapatkan pengakuan FIFA, dikarenakan rutin diselenggarakan dan diikuti tim-tim elite dunia. Dan jika Mengambil contoh ke Inggris, di sana sudah terdapat 2 Turnamen yang telah diselenggarakan di luar Liga sebagai contoh : pada Piala FA dan juga Piala Liga Inggris. 

Walau awalnya tidak bisa dipandang serius, namun kedua turnamen ini justru sudah masuk sebagai agenda tahunan yang mampu melengkapi kemeriahan dari kompetisi yang ada. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir ini, Klub-Klub Elite sudah mulai menganggap ajang tersebut sebagai target yang harus bisa dimenangi. Namun untuk situasi berbeda justru saja terjadi di Indonesia. Dan disini PSSI sebagai induk atas Sepak Bola Indonesia sudah gagal menjadikan turnamen sebagai ajang pelengkap Musim. Dan padahal itu sangat amat berguna dikarenakan menyajikan pertandingan menarik dan bisa mempertemukan tim yang berasal dari kasta yang berbeda. 

Turnamen pada Piala Jusuf di Indonesia 

Untuk Piala Jusuf sendiri masuk sebagai Turnamen Sepak Bola tertua yang ada di Indonesia. Turnamen ini memang telah diinisiasi kan oleh M. Jusuf pada tahun 1964 dan ketika menjadi Panglima Kodam XIV / Hasanuddin. Selain dikenal sebagai penggila slot mpo dari Sepak Bola, Jusuf juga menilai adanya olahraga Bal-balan yang bisa saja menjadi ajang pemersatu rakyat di tengah belum stabilnya kondisi Politik dan ekonomi yang ada di Sulawesi Selatan pada masa itu. Seiring dari perjalanan waktu yang ada, Piala Jusuf sudah berkembang dan diikuti oleh tim-tim yang berasal dari Luar Sulawesi Selatan. Dan pada edisi Piala Jusuf tahun 1984 sudah terdapat tim yang berasal dari Brunei Darussalam dan Singapura. 

Lalu di sepanjang Penyelenggaranya, maka Piala Jusuf ini sudah memainkan 12 Edisi. Nnah PSM Makassar sudah menjadi tim yang paling banyak untuk menjadi juara yakni selama 6 kali. Meski ini sudah menjadi langganan Juara, PSM justru bukan menjadi tim terakhir yang berjaya di ajang ini. Dan pada tahun 2007, Juku Eja juga sudah gagal dalam mempertahankan Trofi Juara yang mereka raih pada tahun 1999. Dan pada tahun 20018, PSM juga sempat menggelar Turnamen di Makassar yang berlabel Piala Super Asia bukan Piala Jusuf. Dan Ajang itu bisa diikuti oleh Ministry of National Defence FC Kamboja, lalu Home United Singapura dan juga Adelaide United Australia. Untuk PSM ini telah sukses keluar sebagai juara dan dalam laga Final Juku Eja telah mengalahkan MND FC 3 – 0 Lewat Gol Cuy Junior – lalu Willem Jan Pluim hingga Bruce Djite. 

Turnamen pada Piala Marah Halim di Indonesia 

Ternyata di Indonesia sendiri sudah pernah memiliki Turnamen Pramusim yang sudah diakui FIFA pada tahun 1972 bersamaan dengan piala Marah Halim. Nah Turnamen ini menjadi Inisiasi dari Orang Medan yang menggilai Sepak Bola bernama Marah Halim Harahap. Dimana Piala Marah Halim bisa menjadi turnamen yang paling ditunggu pada penyelenggaraannya di setiap tahun. Maklum saja, ajang ini bisa menjadi panggung dari Klub-klub lokal untuk unjuk kemampuan yang ada. 

Bahkan dalam perjalannya sendiri ada tim besar dari luar negeri yang ikut serta berpartisipasi. Dan hal inilah yang membuat FIFA ketika itu sempat saja memasukan Piala Merah Halim sebagai agenda Turnamen Internasional. Selain tim Indonesia, Piala marah Halim sudah pernah diikuti oleh tim dari Asia – lalu dari Tim Australia hingga tim Eropa. Sejak digulirkannya pertama kali pada tahun 1972, Piala Marah Halim sudah rutin sekali menggelar turnamen Pramusim di setiap tahun terkecuali pada edisi tahun 1987 sampai dengan 1990 an. Pamor dari Piala Marah Halim ini kemudian akan menurun dan terakhir kali digelar sudah pada tahun 1995 setelah adanya vakum pada tahun 1992 hingga sampai dengan tahun 1994. Hingga pada akhirnya Marah Halim ini meninggal dunia pada tahun 2015 dan turnamen tersebut tidak akan pernah lagi digelar sampai dengan saat ini. 

Turnamen pada Piala Gubernur Jatim di Indonesia 

Piala yang satu ini sudah termasuk sebagai ajang turnamen pramusim yang mana diselenggarakannya oleh Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur dimulai sejak tahun 2002. Dan Turnamen ini awalnya sudah diikuti oleh tim-tim yang berasal dari Jawa Timur saja. Nah Piala Gubernur Jatim juga biasanya dijadikan ajang untuk mengukur persiapan tim sebelum tampil di Liga. namun, belakang ajang ini pada akhirnya bisa menjadi pertaruhan gengsi antartim yang berasal dari Jawa Timur. 

Dan pada edisi Piala Gubernur Jatim tahun 2020, dan terdapat pula Klub yang berasal dari luar Jawa Timur bahkan dari luar negeri yang turut serta. Mereka ini adalah Bhayangkara FC – lalu tim Persija Jakarta dan juga Sabah FA Malaysia yang menjadi tim undangannya. Persik Kediri dan Persela Lamongan juga sudah masuk menjadi tim yang paling banyak dengan menjuarai Piala Gubernur Jatim yang keduanya sama-sama mengoleksi 5 gelar tersebut. 

Turnamen pada Piala Indonesia 

Untuk ajang Piala Indonesia sudah masuk sebagai turnamen Sepak Bola yang diselenggarakan oleh PSI mulai dari tahun 2005. Disini Piala Indonesia digelar untuk bisa mempertemukan Klub Sepak Bola dari seluruh level Kompetisi yakni Liga 1 – lalu Liga 2 dan juga Liga 3. Dan pada awal dari penyelenggaraan, Turnamen ini sudah diberi nama sesuai dengan sponsor yakni Copa Dji Sam Soe Indonesia pada tahun 2005. Dan ketika itu, turnamen ini sudah diikuti oleh 92 tim yang terdiri langsung dari 36 tim di Divisi Utama, lalu ada 40 tim Divisi satu dan ada 16 tim dari Divisi kedua. 

Turnamen yang sudah dibarengi dengan penyelenggaraan liga itu sempat saja berlangsung rutin sampai dengan tahun 2013, namun Piala Indonesia kemudian bisa vakum karena sejumlah alasan. Dan pada tahun 2018, Piala Indonesia kembali diselenggarakannya. Sayangnya, penyelenggaraan tidak berlangsung lancar sehingga memakan waktu yang panjang. Disini PSM Makassar ketika itu sudah menjadi juara setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan adanya Agregat 2-1. Dan disini Sriwijaya FC sudah menjadi klub pengoleksi gelar terbanyak Piala Indonesia. Dan sejauh ini, Klub berjulukan Laskar Wong Kito itu sukses selalu meraih 3 gelar. 

Turnamen Piala Presiden di Indonesia 

Piala Presiden ini menjadi turnamen Pramusim yang pertama kali sudah digelar pada tahun 2015. Walaupun turnamen Pramusim, Piala Presiden mampu mencuri adanya perhatian dari sejumlah klub untuk menurunkan Squad terbaik. Pada edisi perdana, Piala presiden ini hanya diikuti langsung oleh 16 tim yang berlaga di Liga Super Indonesia. Namun belakangan ini jumlah dari peserta ditambah menjadi 20 yang mana merupakan Gabungan dari Liga 1 dan juga Liga 2. 

Piala Presiden ini awalnya digelar untuk mengisi kekosongan kompetisi saat Indonesia sudah mendapatkan sanksi FIFA. dan pada tahun 2016, Turnamen Piala Presiden ini sempat saja ditiadakan dan ketika itu digantikan dengan indonesia Soccer Championship yang berformat Liga. dan pada tahun 2017 setelah Indonesia terbebas dari Sanksi FIFA, PSSI sudah kembali menggelar Piala Presiden sehingga, turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan untuk ajang pemanasan sebelum tampil di Kompetisi. Dan disini Arema FC sudah menjadi klub yang paling banyak meraih gelar Piala Presiden yakni pada edisi tahun 2017 dan tahun 2019. Adapun tim lainnya adalah Persib Bandung pada tahun 2015 dan juga Persija Jakarta pada tahun 2018. Untuk Piala Presiden ini sedang vakum dan pada tahun 2020 kemarin PSSI sudah memutuskan tidak untuk menyelenggarakan piala Presiden karena fokus untuk mengurusi persiapan Kompetisi. 

Fakta menarik untuk Timnas di Palestina, Sepak Bola yang dijadikan untuk perdamaian

Kalian pasti sudah tahu konflik yang terjadi yang tak kunjung sudah-sudah antara Palestina dengan Israel yang memaksakan dunia harus mengelus dada pada saat seluruh dunia menyaksikan berita berita di televisi yang memberitakan mengenai penjajahan yang dialami oleh Palestina. Sudah semikin berkurangnya wilayah bagian Palestina karena penjajakan Israel. Suara mortir, bau-bau misiu, dan juga aroma darah sudah sangat biasa bagi para masyarakat Palestina.

Apa saja ya kira-kira kekejaman Israel ke Palestina

Kekejaman Israel pada Palestina yang tidak ada ujung nya itu memaksakan atlet-atlet Palestina tidak bisa berkembang, dikarenakan Israel selalu saja menjajah palestina untuk merebut tanah kekuasaan. Namun, pada saat ditengah-tengah konflik itu terjadi Palestina mencoba untuk menyuarakan perdamaian lewat daftar s1288 permainan sepak bola nya.

Cara yang diambil oleh palestina untuk menyuarakan kedamaian nya

Cara yang mungkin bisa untuk diambil oleh Palestina itu sendiri adalah sebagai berikut:

  1. Dengan cara merekrut para pemain dari komunitas Palestina yang berada di Amerika latin

Sepak bola yang ada di Palestina tidak akan dapat berkembang karena perang yang semakin hari semakin memanas. Walaupun seperti itu Palestina tidak menyerah begitu saja, Palestina tetap akan mencoba memaksimalkan lagi potensi-potensi yang ada pada atlit mereka.

Salah satu cara agar dapat pemain baru ialah dengan merekrut pemain-pemain dari Amerika Latin, yang paling khususnya itu Chile karena disana itu diketahui ada banyak komunitas yang dari Palestina. Nah dari saat itu pada tahun 2000-an skuat dari Palestina banyak yang namanya dari latin, misalkan Edgardo Abdala, Pablo Abdala, Francisco Atura, Hernan Madrid, Alejandro Naif.

  1. PFA didirikan pada tahun 1928 tetapi sama FIFA diresmikan nya tahun 1998

PFA, sepak bola Palestina pada akhirnya diresmikan pada tahun 1998. PFA itu sendiripun sudah didirikan sebenarnya pada tahun 1928. Dengan kondisi yang sebenarnya apa adanya banget, Palestina juga mengalami kesulitan membangun tim yang kompotitif. Sejak diresmikannya pada tahun 1998, Palestina mulai rajin mengikuti turnamen-turnamen. Mereka juga aktif mengikuti kualifikasi dari piala dunia dan juga ikut untuk piala asia. Palestina asuhan dari Julio Cesar Baldivieso berhasil meloloskan diri ke putaran final piala Asia pada tahun 2019 setelahnya menjadi runner up di grup D, dan mengikuti juga Oman yang menjadi juara di grup.

  1. Prestasi yang didapat oleh Timnas Palestina

Prestasi yang terbaik yang palestina dapatkan itu adalah sebuah kemampuan dalam turnamen AFC Challange Cup 2014. Pada kejuaraan tersebut yang diadakan oleh AFC bagi para negara yang sedang rajin-rajinnya untuk mengembangkan tim sepak bola. Beberapa negara yang mengikuti kejuaraan tersebut adalah Palestina, Afghanistan, Bhutan, ada yang dari mongolia, ada dari Nepal hingga ada juga yang dari Timor Leste. Ini adala prestasi berikutnya ketika saat Palestina anak asuh dari Julio Cesar sangat sukses mencuri salah satu tempat yang ada di Piala Ssia pada tahun 2019.

  1. Mempunyai stadion resmi pada tahun 2008

Pada saat diresmikannya oleh FIFA pada tahun 1998, Tim Nasional Palestina tidak mempunyai stadion secara resmi untuk mengadakan laga dikandang sendiri atau bisa disebut menjadi tuan rumah di stadionnya sendiri. Dan pada akhirnya pada tahun 2008Palestina mulai resmi memiliki stadion sendiri. Stadion ini dibangun melalui FIFA’s Goal. stadion ini diberinama Stadion Internasional Faisal Al-Husseini yang berlokasi di Al Ram Tepi Barat. Stadion ini memiliki kapasitas cukup besar yaitu untuk di bangku sekitar kurang lebih 12.500 penonton.

  1. Palestina di Asia Games pada tahun 2018

Pada asia games yang berlangsung pada tahun 2018, tim nasional palestina di grup A bersama tuan rumahnya Indonesia, Laos, Hongkong dan ada juga taiwan. Sementara ini, palestina sendiripun telah memuncaki Grup A dengan 4 poin hasil dari satu kali kemenangan dan sekali kalah pada saat itu. Dan indonesia yang baru saja memainkan satu kali laga dan meraih kemenangan. Pada rabu tanggal 15 bulan agustus tahun 2018, Timnas y-23 akan berhadapan langsung dengan tuan rumah yaitu Indonesia. Jika kalau indonesia ini berhasil memenangkan kemenangan maka tim dari asuhan Luis Milla akan merangsak dari kepuncakan klesmen dari grup A.

Sejarahnya dari sepakbola di Palestina

Pada titik permainan sepak bola di Palestina dan Indonesia sebenarnya tidak jauh berbeda. Sepakbola mereka itu didirikan pada tahun 1928, di tahun yang sama juga sepakbola dari Persija Jakarta. Tapi jauh sebelum itu juga sepak bola ini sudah mulai ada di Palestina, pada saat itu terjadi tenyata lagi ada perang dunia yang pertama di Inggris.

Lalu virus bola itu mulai menular ke masyarakat di Palestina. Namun dari menurut Richard Henshaw dalam The Encylopedia of world soccer perkembangan sepak bola pada saat perang dunia di Palestina justru hanya ada di kalangan Yahudi saja. Pada saat itu orang-orang arab dan juga orang-orang muslim masih dilarang bermain bola karena itu adalah budayanya orang barat. Pada akhirnya, pada saat kewenangan Palestina di tangtannya BritishMandory, klub-klub yang berkembang itu cuman orang-orang yahudi saja. Selain itu Maccabi Haifa ada juga Hapoel Tel Alviv atau klub nya orang inggris. Baru pada saat itu klub nya milik orang-orang Palestina ada, salah satunya itu ada Islamic Sports Club. klub ini milik dari keluarga Nusseibeh itu adalah satu-satunya klub Arab Palestina diantara nya dari 14 tim yahudi yang juga ikut mendirikan induk dari sepak bola Palestina, Palestine Football Association atau bisa disingkat dari (PFA) yang berdiri pada tanggal 14 Agustus 1928 di Yarusalem.

Pada tahun 1929 sebenarnya PFA sudah di terima oleh FIFA yang direkomendasikan oleh Mesir. Mereka diterima ketika PFA menggulirkan kompetisi yang lalu diikuti juga oleh klub-klub dari seluruh golongan. Strukturnya juga ada di divisi utama dengan adanya 10 tim, divisi yang ke dua ada 20 tim, dan divisi yang terakhir yaitu divisi 3 ada 39 tim. Itu adalah ungkapan dari J.A Mangan dalam Europe.

Namun, selepas kepergian Inggris pada tahun 1948 semuanya telah berubah. Mulai pada saat ini konflik terjadi. PFA yang pada awalnya menaungi semua klub dan juga para pemain multietnis, pada saat itu sempat vakum dan kemudian diambil alih oleh israel. Dan namanya pun berubah menjadi Israel Football Association atau disingkat dari IFA. pihak dari palestina baru saja bisa membangun sepakbola lagi dengan yang terbentuknya Arab National Football League dan PFA baru pada tahun 1962.

Sebagaimana banyak negara yang baru merdeka atau yang ingin merdeka, palestina mengajukan keanggotaan ke FIFA. namun sangat disayangkan banyak banget syarat yang harus di lakukan pada hal ini lah yang mengakibatkan kegagalan akan hal itu. Satu yang terpenting, soal pemerintahannya. Hingga pada tahun 1994, belum adanya otoritas pemerintahannya yang benar benar berdiri. Palestina Authoritu atau bisa kita sebut sebagai PNA yang lahir dari sebuah kesepakatan palestine Liberation Organization atau PLO dengannya israel via Oslo Accords pada tahun 1993.

Skandal-sekandal dunia yang ada pada di dunia nya Sepak Bola

Sebagai cabang olah raga yang sangat populer di hampir seluruh dunia, sepak bola ini selalu saja menyita perhatian publik. Tapi sangat di sayangkan banyak kali yang kerap mempermalukan atau juga bisa dikatakan merendahkan martabat dan jauh dari sportifitas masih kerap sering terjadi.

Sekandal yang terjadi di duna sepak bola

Gol tangan tuhan mardona bersama Tim Nasional di Argentina tentu saja menjadi skandal yang tidak akan pernah terlupakan. Sang pemain bahkan ya sempat terkena skandal narkoba sehingga namanya penuh dengan koterversi. Di tanah iar, Nurdin Halid yang dulu sempat menjabat menjadi ketua umum PSSI, berakhir berada di prodeo. Meskipun hukumannya tidaklah menyangkut dengan sepak bola, tetapi tetap saja tindakan korupsi nya itu amatlah jauh dari nilai nilai yang tertanam di dunia sepak bola. Tidak hanya sampai situ saja ternyata masih banyak skandal-skandal yang sangat menyita perhatian publik.

Dimana saja yang mendapatkan skandal itu

Berikut ini adalah beberapa skandal-sekandal yang ada pada dunia sepak bola:

  1. Pembunuhan nya Andres Escobar

Berita kali ini berada pada Timnas di Kolombia yaitu Andres Escobar menutup usia dengan cara sangat teragis. Sang pemain bola tersebut meninggal dunia dengan mendapatkan luka tembakan yang banyak setelah dirinya menjadi Kambing Hitam atas kegagalannya di Kolombia di Piala dunia di tahun 1994.

Meskipun menjadi salah satu pemeran yang sangat penting, Escobar, pada saat itu ketiban sial pada saat penyisihan piala dunia. Yang saat itu berhadapan dengan Amerika Serikat, Escobar pada saat itu sedang melakukan blunder untuk mengantisipasi tendangannya ke John Harkes. Alih alih untuk mengamankan gawang malah yang terjadi ialah masuk ke gawang sendiri.

Alhasil kolombia kalah dengan skor 1-2 dari tuan rumah, meskipun menang pada saat terakhir melawan Swiss, Kolombia harus kalah dari kejuaraan sepak bola terakbar tersebut.

Pada 10 hari usai terjadinya gol bunuh diri, Escobar tewas di kota kelahirannya sendiri dengan mendaparkan luka tembakan sebanyak 12 peluru yang bersarang di dalam dirinya. Kabarnya orang tidak dikenal yang menembak Escobar sambil berteriak “GOL” kala orang tersebut menembakan peluru ke Escobar.

New York Times menyebutkan kelompok yang membunuh Escobar merupakan seorang yang diutus kartel Narkoba karena usai merugi besar akibat gol bunuh diri dari sipemain. Sayang nya teka-teki yang membunuh tersebut masih belom terungkap juga hingga sekarang.

  1. Perselingkuhan dari Ryan Giggs

Pada tahun 2011 yang lalu Ryan Giggs terseret oleh skandal yang sangat mengemparkan publik. Mantan dari winger Manchester United itu kedapatan sedang menjalin hubungan dengan adik iparnya sendiri yang bernama Natasha. Padahal Natasha ini sendiri adalah istri dari adik kandungnya sendiri yang bernama Rhodri Giggs. Pada kisah ini perselingkuhan ini Giggs dengan Natasha mulai pada muncul saat ketika kasus hubungannya dengan model asal Wales yang bernama Imogen Thomas tersebar luas.

  1. Skandal Pelecehan FA Afganistan

Pada kebiadaban Afghanistan Football Federation atau AFF pada Tim Nasional Putri mereka telah terbongkar pada tahun 2018 silam. Pada kala itu, dari mantan kapten Timnas Putri Afghan, yang bernama Khalida Popal, mulai membuka suaranya soal apa saja yang terjadi dan yang menimpa Timnas Putri mereka. Menurut mereka, ada beberapa orang dari federasi dan juga dari tim pelatih yang saat itu memegang kuasa atas pembentukannya Timnas PUtri Afgan memberikan sebuah syarat yang tidak seperti biasa. Untuk masuk ke tim utama, di mana para pemain dari timnas putri diharuskan mau tidur dengan perwakilan dari AFF. 

Mereka atau dari AFF mengirimkan dua pria sebagai untuk perwakilan, yang satunya itu adalah kepala tim wanita dan juga ada seorang asisten pelatih. Dan keduanya itu kerap kali melakukan pembullyan dan juga melakukan kekerasan fisik ke para pemain wanita.

Dan pria-pria ini memanggilkan para pemain wanita ke kamar mereka untuk memaksa mereka untuk tidur dengan mereka. Dan staf ini juga bilang kalau mereka bisa memasukan wanita-wanita itu ke dalam tim yang utama dan juga mereka bilang akan memberikan uang senilai 100 poundsterling atau sekitaran 1,8 juta dalam sebulan sekali mereka akan mendapatkan itu asalkan mereka mau disuruh melakukan apapun. Ini yang dikatakan oleh Popal dan dikutip olah The Guardian.

Mantan dari ketua AFF dinyatakan bersalah atas kasus pelecehan seksual dan juga atas berbagai pelanggaran dalam penyelidikan penyeluruhan atas pengaduan yang diajukan oleh beberapa orang dari pemain sepak bola wanita. Karim dilarang berada di lingkungan sepakbola seumur hidupnya sementara itu dari 5 pejabat AFF lainnya juga dikenakan sangsi berupa di skors pada desember. Dan sementara itu, Aghazada yang pada saat itu juga anggota komite dari pendiri FIFA dikenakan denda sebesar 10.000 franc Swiss atau senilai $ 10.000.

  1. Korupsi pada FIFA 2015

Pada zaman sekarang bahkan zaman dulupun suap dan korupsi adalah hal yang tidak asing di dunia sepak bola. Popularitasnya dan juga keuntungan yang didapat yang menjadi penyebab praktik kotor ini menjadi begitu mengakar.

FIFA sebagai organisasi terbesar sepak bola di dunia tidaklah lepas dari beragam suap-menyuap dan juga korupsi. Piala dunia disebut-sebut juga sebagi lahan basah buat para petinggi di FIFA dan mendapatkan ke untungan juga. Pada tahun 2015, FIFA memecahkan rekor dengan melakukan skandal yang terbesar di dunia olah raga. Pada kala itu ada 14 mantan dan juga para pejabat di FIFA yang ditangkap langsung oleh FBI karena ada laporan atas tuduhan pemerasan. Organisasi sepakbola dunia dituduh juga telah menerima suap kurang lebih $ 100 juta dari negara-negara yang ingin menjadi tuan rumah pada saat Piala Dunia, dan menggunakan rekening bank dari AS untuk transaksinya.

  1. Indonesia melawan Thailand pada Piala Tiger tahun 1998

Piala Tiger pada tahun 1998 diwarnai dengan kejadian-kejadian yang memalukan yang juga melibatkan Tim Nasional Indonesia pada kala itu. Mainkan laga terakhir melawan Thailand, pada saat itu kedua dari tim tersebut sudah dipastikan lolos dan hasilnya akan dijadikan menentukan juara dan runner up grup.

Berlaga di stadion Thong Nat, Ho Chi Minh, Vietnam dari kedua tim ini sama-sama menghindari bertemu dari Vietnam yang bertindak selayaknya tuan rumah. Dikarnakan dari keduanya tak ada yang berminat menjadi runner up di grupnya.

Pada saat itupun laga berjalan sangat tidaklah menarik, dari kedua tim ini tidak ada yang mau menang dan memainkan sepak bolanya membuat malu negara. Sampai pada saat di penghujung pertandingan Mursyid Effendi melakukan gerakan dikiranya diluar nalar. Tepat pada saat ada penambahan waktu Mursyid dengan sengajanya malah menendang bola ke gawang sendiri yang pada saat itu yang menjaga jawang adalah Kurnia Sandy. Dan yang paling anehnya itu gol tersebut malah diberikan tepuk tangtan meriah oleh beberapa rekannya. Akhir dari pertandingan tersebut adalah dengan Indonesia yang kalah 2-3 dan bertemu dengan Singapura di babak semifinal.

Namun pada kisah ini, Indonesia berakhir dengan tragis. Di semifinal ini Indonesia kalah dari Singapura dan hanya menempati urutan ketiga setelah menang di perebutan tempat ke tiga denga thailand.

Fakta Unik Sepak Bola Indonesia

Sepak yang ada di Indonesia tidak pernah kehabisan berbagai cerita. Ada berbagai kisah-kisah menarik di lapangan, maupun juga dari sisi lainnya. Selain menghadapi sebuah jadwal kickoff kompetisi yang sulit ditebak, penundaan jadwal yang nantinya bisa terjadi sewaktu-waktu, hingga fenomena dari tim musafir, serta masih banyak sisi lain yang menarik digali.

Fakta Unik Sepak Bola Indonesia

Ada fenomena beberapa klub yang sering mengganti nama, lika-liku dari suporter saat mendukung tim kesayangan yang berada di tempat-tempat jauh, hingga tradisi turnamen antar kampung yang historis. Hal-hal seperti itu kadang kala memang sulit ditemui di negara-negara lain, alias hanya ada di Indonesia saja.

Fenomena tarkam misalnya. Beberapa orang di Indonesia biasanya mereka akan rela merogoh kocek dalam-dalam demi membawa timnya mereka ikut ke dalam turnamen tarkam, tentunya dilakukan dengan menggaet-menggaet beberapa pemain yang berstatus profesional, dan tentu saja di berbanderol dengan harga mahal.

Manuver mereka mungkin terasa sangat aneh bagi orang-orang awam. Alasannya, apa manfaatnya mengeluarkan uang sebanyak itu, padahal mungkin hadiah yang ada di turnamen tersebut sangat kecil? Bagi mereka, keuntungan bukan lah segalanya. Itulah sisi unik dari sebuah turnamen antar kampung yang ada di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa hal menarik dan unik lainnya yang hanya bisa anda temui di sepak bola Indonesia.

Laga Dipindah karena Pilkades? Sangat Mungkin (Persib Bandung vs Persija Jakarta)

Laga yang diadakan harus dipindah karena stadion sedang direnovasi bukan sebuah hal yang aneh. Tapi, ada yang unik lagi ketika pertandingan Liga 1 2019 dilakukan, laga antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta terpaksa digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan tersebut seharusnya dilakukan dan digelar di Bandung karena Persib bertindak sebagai tuan rumah saat itu. Jika sesuai rencana, laga tersebut memang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada tanggal 28 Oktober 2019.

Namun, pihak kepolisian tidak memberikan izin pertandingan pada hari tersebut. Alasannya adalah pada 27 dan 28 Oktober ada perhelatan Pilkades Serentak yang di lakukan Kabupaten Bandung. Alhasil, polisi fokus mengamankan agenda politik tersebut. Daripada laga nantinya harus diundur, laga Persib kontra Persija pada akhirnya dipindah ke Bali. Laga tersebut dimenangi Persib Bandung dengan skor 2-0 pada lanjutan Shopee Liga 1 2019.

Laga Ditunda, Besoknya Ditonton Gratis (Persib Bandung vs Persipura)

Pernah menemukan pertandingan sepak bola yang seharusnya digelar pada sore atau malam hari kemudian harus ditunda ? Biasanya penundaan akan dilakukan karena kondisi cuaca, seperti hujan lebat yang membuat lapangan di stadion menjadi tergenang. Kejadian seperti itu sering terjadi di sepak bola Indonesia karena banyaknya stadion yang belum mempunyai sistem drainase yang bagus. Alhasil, ketika hujan terus menerus lapangan pada akhirnya akan banjir. Jika terjadi seperti itu, permainan pun nantinya akan menjadi tidak maksimal karena bola sulit bergulir. Wasit terkadang dengan terpaksa harus menghentikan pertandingan tersebut.

Dalam beberapa kejadian, panpel akan memutuskan sebuah pertandingan di tunda atau lanjutan akan digelar keesokan harinya, tentu terbuka untuk umum dan juga akan gratis. Pertandingan biasanya akan digelar pukul 07.00 atau 08.00 pagi. Apakah anda pernah mengalami momen itu ?

Klub Gonta-Ganti Nama? Sudah Biasa

Nama menjadi sebuah identitas yang umumnya penting bagi klub sepak bola. Nama klub biasanya akan bertahan selama bertahun-tahun bahkan bisa mencapai satu abad lebih. Sangat jarang sekali klub-klub dunia yang hobi gonta-ganti nama.

Namun, gonta-ganti nama klub bukan lah merupakan sebuah hal yang aneh di sepak bola Indonesia. Alasannya juga sangat bermacam-macam, misalnya saja pembelian klub, pindah kandang, akuisisi, ataupun juga merger antarklub. Salah satu contoh yang terbaru adalah PS Tira Persikabo. Nama tersebut dipilih ketika manajemen PS Tira merger dengan Persikabo Bogor. Klub tersebut yang tampil di Liga 1 2019.

Bagaimana dengan Bali United? Tentu saja dahulu namanya bukan itu. Klub tersebut dulunya bernama Persisam Samarinda. Pada 2014, Persisam Samarinda kemudian pindah kandang ke Bali. Mereka juga berganti nama menjadi Bali United FC. Nama Madura United juga masih sangat baru di dalam klub sepak bola Indonesia. Awalnya klub tersebut merupakan sebuah merger antara Mastrans dengan Bandung Raya, yang namanya berubah menjadi Mastrans Bandung Raya.

Bandung Raya kemudian mengakuisisi klub Pelita Jaya sehingga bermetamorfosis menjadi klub Pelita Bandung Raya yaitu pada 2012. Kemudian Pelita Bandung Raya merger dengan beberapa Persipasi Bekasi, menjelma menjadi Persipasi Bandung Raya pada tahun 2015. Klub tersebut kemudian diakuisisi lagi menjadi Madura United. Rumit bukan?

Suporter Bertandang Jauh Naik Kapal Laut

Suporter PSM Makassar mendapat sebuah pengalaman yang sulit dilupakan saat akan mendukung tim kesayangan mereka pada saat itu menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-26 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo. Suporter PSM Makasar mulai berdatangan dan tiba di Surabaya, kebanyakan para suporter tersebut menggunakan kapal laut yang berlabuh di Tanjung, Perak Surabaya.

Namun, saat mereka sudah tiba di Surabaya, ada pengumuman laga yang di dipindah ke Stadion Bantakan, Balikpapan, dengan tanggal yang sama karena Persebaya sudah mendapat izin keamanan untuk menggelar laga di Jawa Timur. Tentu saja para suporter PSM yang sudah datang pada saat itu merasa sangat kecewa. Sudah jauh-jauh datang ke Surabaya menggunakan kapal laut, tapi pertandingan tersebut malah dipindahkan.

Rombongan pertama yang sudah tiba tadi subuh di pelabuhan (Tanjung Perak) yaitu sekitar 40 orang. Rombongan kedua yang berisikan 15 orang datang menggunakan pesawat dan pada saat malam ada puluhan yang tiba naik kapal laut. Para suporter tentunya cukup kaget karena baru terdengar info tersebut saat sampai sekitar pukul 05.00 WIB, karna pada saat mereka berada di kapal laut tidak ada sinyal.

Dari Tukang Becak hingga Dokter

Dalam Piala Dunia 1938, ada satu nama yang cukup ‘Indonesia banget’, yakni Achmad Nawir. Pemain bertahan asal klub cikal bakal Persebaya, yaitu Soerabajasche Voetbal Bond itu dipilih oleh pelatih Johannes Christoffel van Mastenbroek untuk menjadi kapten dari tim tersebut. Menariknya, berdasarkan dengan keterangan dari laman Java Post, Nawir diketahui berprofesi sebagai seorang dokter.

Tak cuma itu saja, dr. Nawir juga mengenakan kacamata. Mungkin, beliau adalah pesepak bola pertama yang tampil dengan menggunakan kacamata. Selain itu, ada juga sosok Andi Ramang, legenda sepak bola Indonesia yang berasal dari Makassar, yang sebelum terjun ke dunia sepak bola, merupakan seorang tukang becak.

Jelang kemerdekaan, Ramang juga diketahui hijrah ke Makassar dan kemudian memutuskan untuk ‘berkarir’ sebagai penarik becak. Pada suatu hari, ia bergabung dengan Persatuan Sepak Bola Induk Sulawesi.

Demikian itulah beberapa hal unik yang tidak pernah terjadi di dunia Sepak bola lain, kecuali Indonesia. Beberapa hal unik tersebut secara tidak langsung menjadi sebuah ciri khas bagi sepak bola Indonesia. Semoga sepak bola Indonesia tetap berkembang lebih baik lagi.

Fakta-fakta Menarik Sejarah Piala Dunia

Tahukah Anda, ajang kompetisi sepak bola antar negara-negara yang ada di dunia, yakni Piala Dunia telah dimulai sejak tahun 1930. Piala Dunia adalah ajang yang di prakarsai oleh induk organisasi sepak bola dunia yaitu FIFA. Hingga saat ini, Piala Dunia telah mencetak gelar sebanyak 21 kali. Terakhir, Piala Dunia diselenggarakan di Rusia.

Pertandingan sepakbola pertama kali memang sudah diadakan pada tahun 1872. Saat itu, pemain inggris bertemu dengan kesebelasan dari Skotlandia yang terkenal dengan taktik bermainnya yang juga sangat baik, sampai pada akhirnya sepakbola menjadi sebuah olahraga yang mulai populer di belahan dunia pada saat memasuki tahun 1900-an.

Fakta-fakta Menarik Sejarah Piala Dunia

Banyak sekali tim-tim nasional dari berbagai negara yang mulai terbentuk semenjak lahirnya ajang sepakbola yang pertama kali dimulai di kawasan Britania Raya (Inggris) tersebut. Sepanjang waktu berjalan, akhirnya FIFA pun mulai terbentuk yaitu pada tanggal 22 Mei 1904 sekaligus menjadi sebuah otoritas sepakbola internasional.

Banyak sekali kejadian-kejadian menarik sepanjang kompetisi yang berlangsung empat tahunan ini. Salah satunya, adalah ajang kompetisi sepak bola ini sempat terhenti yaitu pada tahun 1942 dan 1946 karena saat itu terjadi Perang Dunia II. Selain itu, masih banyak lagi beberapa fakta dari sejarah Piala Dunia yang menarik. Nah berikut ini adalah beberapa rangkuman fakta-fakta sejarah piala dunia.

Trofi

Ternyata sebelum trofi FIFA world cup seperti yang kita ketahui sekarang ini, ajang sepak bola tersebut menggunakan trofi Jules Rimet. Piala ini diberi nama sesuai dengan nama Presiden FIFA Jules Rimet. Trofi ini hanya digunakan pada Piala Dunia yang berlangsung pada tahun 1930 hingga 1970. Sama halnya dengan trofi FIFA world cup saat ini, trofi Jules Rimet juga berbahan dasar dari emas. Namun begitu, trofi Jules Rimet pernah dicuri selama 2 kali, pertama dicuri sebelum Piala Dunia 1966 di Britania Raya dan kemudian kembali dicuri pada tahun 1983 di Rio de Janeiro.

Sejarah sekitar pemain

Banyak sejarah yang juga terlahir dari pemain-pemain yang ikut bertanding di dalam ajang kompetisi empat tahunan Piala Dunia. Selain itu, banyak juga pemain-pemain yang kemudian namanya menjadi terkenal dan bahkan diperbincangkan oleh semua orang sepanjang pergelaran Piala Dunia. Seperti halnya, Diego Armando Maradona, Hingga juga Pele. Nah berikut ini adalah beberapa rangkuman sejarah seputar pemain.

Pemain tertua dan termuda

Tidak banyak pemain sepak bola yang sudah berumur, tapi masih mengikuti ajang kompetisi empat tahunan ini. Meski begitu, ternyata masih ada pemain yang bermain, padahal umurnya bisa dibilang sudah dibilang tidak muda lagi. Pada Piala dunia 2018 di Rusia rekor pemain tertua yang dipegang oleh kiper Mesir Essam El Hadary. El Hadary mencatat namanya di dalam sejarah piala dunia saat usianya 45 tahun 161 hari.

Sementara, untuk rekor pemain termuda yang ada di Piala Dunia dipegang oleh Norman Whiteside. Norman yang pada saat itu bertanding memperkuat skuad Irlandia Utara, dan dirinya pada saat itu masih berusia 17 tahun dan 41 hari saat mengikuti Piala Dunia 1982.

Pencetak gol terbanyak

Nah dalam urusan mencetak gol terbanyak di dalam Piala Dunia dimiliki oleh striker asal Jerman yakni, Miroslav Klose. Klose yang telah berhasil mencatat rekor pencetak gol terbanyak pada Piala Dunia di tahun 2014 di Brasil dengan mencetak sebanyak 16 gol. Selain itu, pada Piala Dunia tersebut, Klose juga berhasil membawa Jerman meraih juara di Piala Dunia keempat kalinya.

Pemain tampil terbanyak

Jerman menjadi negara yang kembali mencatatkan pemainnya dalam rekor Piala Dunia. Kali ini. Mantan kapten timnas Jerman Lothar menjadi pemain yang berhasil tampil terbanyak di dalam ajang Piala Dunia. Tercatat Matthaus tampil yaitu sebanyak 25 kali di dalam ajang Piala Dunia edisi tahun 1982, 1986, 1990, 1994 dan juga tahun 1998. Dan pada tahun 1990, Matthaus berhasil membawa jerman meraih sebuah trofi FIFA World Cup.

Kontroversi-kontroversi di Piala Dunia

Tidak hanya berbagai macam rekor-rekor terbaik yang tercatat di dalam kompetisi Piala Dunia, kontroversi-kontroversi juga ada dan tercatat dalam ajang kompetisi empat tahunan ini. Salah satunya, yakni kontroversi dari keputusan wasit saat Inggris melawan Jerman pada putaran Piala Dunia 2006. Dalam pertandingan tersebut, wasit tidak mengesahkan gol Frank Lampard, padahal dalam tayangan ulang tendangan yang memantul dari mistar tersebut telah melewati gawang.

Selain itu, ada lagi kontroversi sari gol tangan yang dicetak oleh Maradona. Saat Argentina melawan Inggris pada Piala Dunia tahun 1986 di Meksiko. Pada saat itu, mencetak gol dengan tangannya saat dirinya ingin menyambut umpan dari teman setimnya.

Indonesia ikut serta Piala Dunia

Ternyata Indonesia juga menjadi negara yang pernah mengikuti kompetisi Piala Dunia. Bahkan, Indonesia yang diyakini menjadi negara Asia pertama yang berhasil mengikuti ajang Piala Dunia. Hal itu terjadi, pada Piala Dunia yang di lakukan di Perancis tahun 1938. Kala itu, Indonesia masih dijajah oleh Belanda, sehingga pada kompetisi tersebut Indonesia masih bernama Hindia Belanda.

Selain itu, selama ini Indonesia juga selalu ikut andil di dalam kompetisi empat tahunan ini. Karena perlu Anda ketahui, bahwa bola yang digunakan di dalam ajang Piala Dunia tahun tersebut adalah bola-bola yang dibuat oleh pabrik asal Majalengka, Jawa Barat. Maka dari itu, Anda nantinya harus berbangga menjadi warga negara Indonesia.

Dikuasai Eropa dan Amerika Selatan

Piala Dunia 2018 adalah piala dunia ke-21 sepanjang sejarah. Dari total 20 gelaran sebelumnya, dimana 11 di antaranya berhasil dimenangkan oleh tim-tim Eropa dan kemudian sisanya menjadi milik negara-negara dari Amerika Selatan. Belum pernah ada negara dari Asia, Afrika, maupun juga negara dari Amerika Utara yang menjadi kampiun, bahkan tidak sekalipun wakil dari kawasan tersebut berhasil mencapai final.

Brasil masih yang terbaik

Brazil adalah pemegang rekor juara dunia terbanyak dengan 5 kali kemenangan, satu-satunya negara yang belum pernah absen di ajang piala dunia, sekaligus negara terakhir yang berhasil memenangkan piala dunia sebanyak dua kali berturut-turut pada tahun 1958 dan 1962.

Brasil juga masih menjadi satu-satunya negara yang berasal dari Amerika Selatan yang mampu menjadi juara saat piala dunia digelar di sekitar benua Eropa, tepatnya dilakukan di Swedia tahun 1958 dan jika digabungkan dengan kemenangan mereka di Korea-Jepang tahun 2002, mereka adalah satu-satunya negara yang juga pernah mengangkat trofi di 3 benua yang berbeda.

Demikian itulah beberapa fakta-fakta menarik tentang sejarah panjang digelarnya Piala Dunia.Piala Dunia Rusia 2018 telah selesai, dan ajang sepak bola tersebut akan diadakan kembali pada tahun 2022. Tentunya, pertandingan antar negara tersebut nantinya akan semakin serut.

Maka dari itu, Anda harus selalu menonton jalannya pertandingan. Jangan sampai Anda ketinggalan tentang sejarah-sejarah baru yang lahir di Piala Dunia. Walaupun negara kita tidak pernah masuk ke dalam kompetisi dunia tersebut, kita harus bangga dengan prestasinya yang lainya yang dimiliki oleh Timnas Indonesia. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan anda tentang sepak bola, terimakasih.

Sejarah Barcelona dari Awal Berdiri Hingga Sekarang

Barcelona adalah salah satu dari klub raksasa Eropa yang berasal dari Spanyol. Klub yang juga sering dijuluki Los Cules ini adalah klub yang bermarkas di Stadion Camp Nou yang ada di kota Barcelona, Spanyol. Barca menjadi klub populer yang mampu menorehkan sejumlah prestasi di berbagai macam kompetisi. Baik itu yang ada di kancah domestik maupun internasional. Tentunya klub ini memiliki sejarah yang juga cukup panjang, hingga kini menjadi salah satu klub sepakbola tersukses yang ada di dunia.

Sejarah Barcelona dari Awal Berdiri Hingga Sekarang

Barcelona memiliki motto yaitu “El Barça, és més que un club” atau dalam bahasa indonesia diartikan dengan “Barca bukan hanya sekedar klub biasa” serta memiliki sebuah himne yang berjudul “El Cant del Barca” yang diciptakan juga oleh Jaume Picas and Josep Maria Espinàs. Tidak seperti klub sepak bola yang ada pada umumnya, FC Barcelona adalah klub yang benar-benar dimiliki dan juga dioperasikan oleh para suporternya.

Barcelona merupakan sebuah cerminan dari sikap politik dalam sayap kiri Spanyol, sikap kaum yang tertindas, sebuah bangsa catalunya yang hanya akan menjadi bagian dari sebuah negara. Melalui Barcelona inilah orang Catalan(Catalunya) ingin menunjukkan kelebihan mereka dari para penjajah Spanyol. Berikut ini merupakan beberapa info sejarah Barcelona lengkap dari tahun ke tahun dan mulai dari awal terbentuk hingga kini menjadi salah satu klub sepak bola yang cukup populer di dunia.

Sejarah Barcelona

Barcelona adalah sebuah club yang pertama kali dibentuk yaitu pada tanggal 29 November pada tahun 1899 oleh Hans Gamper. Awalnya pada bulan Oktober di tahun 1899, Gamper dirinya menaruh iklan di koran Los Deportes dimana pada saat itu dirinya ingin mendirikan sebuah klub sepakbola dengan mencari para pemain yang berminat serta mencari dukungan finansial dari beberapa orang. Akhirnya pada 29 November 1899 terkumpul 11 pemain yang kemudian menjadi skuad awal Barcelona dan terbentuk sebuah klub yang saat itu diberi nama Foot-Ball Club Barcelona.

Skuad awal FC Barcelona

Klub ini kemudian langsung menuai sukses di era kompetisi regional, yaitu pada Campionat de Catalunya dan juga pada Copa del Rey. Mereka yang saat itu memenangi trofi pertama mereka di tahun 1902, yaitu pada Copa Macaya. Joan Gamper juga menjadi sebuah figur penting bagi Barca yang ada pada awal berdiri, dimana pada saat itu ia menjadi presiden dari klub tersebut sejak tahun 1908. Pria yang berasal dari Swiss ini juga mencari dana untuk dapat menyelamatkan Barca dari kebangkrutan pada saat itu. Gamper juga kemudian menjadi seseorang yang berperan dalam membangun stadion baru tempat bagi Barcelona.

Di era 1910-an, Barca pun kemudian menjadi simbol dari daerah Catalan, dan hal tersebut mereka pertahankan hingga sekarang. Barca pun sukses meraih beberapa trofi termasuk juga sukses sebanyak 6 kali sebagai juara Copa del Rey dan juga 11 kali dalam juara Campionate de Catalunya, pada masa keemasan awal klub tersebut. Barcelona juga menjadi sebuah tim yang sukses meraih gelar juara La Liga di musim perdananya yaitu di tahun 1929. Setelah itu Los Cules juga sempat mengalami sebuah kemunduran, yang saat itu disebabkan oleh beberapa faktor termasuk krisis finansial yang saat itu melanda dan perpecahan politik di tanah Spanyol.

Masa Perang dan Pergantian Nama

Adanya Perang Sipil yang terjadi di Spanyol di tahun 30an pun juga menjadi sebuah hal yang sangat mempengaruhi keberlangsungan klub. Saat itu simbol Catalan sempat dilarang dan kemudian Barcelona dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat. Mereka pun saat itu terpaksa mengubah nama mereka menjadi Club de Futbol Barcelona. Barca kemudian baru kembali mengalami periode sukses yang lumayan yaitu di era 50an dan 50an, termasuk saat meraih 3 trofi Liga Spanyol yang di lakukan di akhir 40an.

Tahun 50an, Barca diperkuat oleh sejumlah pemain kunci seperti halnya Laszlo Kubala, Luis Suarez, Sandor Kocsis dan juga Zoltan Czibor. Gelar double winners kemudian berhasil diraih di tahun 1959 dan 1960. Mereka juga menjadi klub yang melaju ke final European Cup atau Liga Champions untuk pertama kalinya yaitu di tahun 1961, meski saat itu harus kalah dari Benfica. Meski begitu, jika dibandingkan dengan rivalnya yaitu Real Madrid, prestasi Barcelona masih di bilang kalah, terutama pada saat tahun 60an. Klub ini kembali berganti nama, yang pada saat itu menjadi Futbol Club Barcelona atau disingkat dengan nama FC Barcelona.

Masa Transisi Tahun 70an dan 80an

Era 70an Barca menjadi sebuah klub yang juga sempat memecahkan rekor transfer dengan membeli pemain Johan Cruyff dari Ajax. Bersama dengan Cruyff, Barca kemudian sukses meraih sebuah kesuksesan yang cukup besar saat itu di liga domestik. Tahun 1978, Barcelona melakukan sebuah pemilihan presiden untuk pertama kalinya oleh para member Barcelona. Hasilnya adalah Josep Lluis Nunez yang terpilih sebagai presiden klub tersebut. Barca kemudian meraih trofi Eropa pada tahun 1979 dengan menjadi juara dan juga mendapatkan Piala Winners. Di akhir 70an, proyek akademi La Masia kemudian mulai dikembangkan.

Tahun 80an, Barca menjadi sebuah tim yang mampu mendatangkan sejumlah pemain kelas dunia, salah satunya yaitu adalah Diego Maradona yang pada saat itu datang dengan rekor transfer termahal pada saat itu. Barca kembali gagal di dalam juara Liga Champions saat kalah di dalam final keduanya, kali ini kalah tim Steaua Bucharest. Meski trofi bergengsi Eropa tersebut belum kunjung diraih, Barcelona tetap konsisten meraih trofi domestik mereka, terutama yang ada di dalam ajang Copa del Rey.

Barcelona saat menjadi juara Liga Champions 1992

Baru kemudian di akhir 80an dan awal 90an Barca menemukan performa terbaiknya yang pada saat itu berada di bawah kepelatihan mantan pemain mereka yaitu Johan Cruyff. Didukung juga dengan skuad mumpuni seperti halnya Pep Guardiola, Ronald Koeman, Michael Laudrup, Romario dan juga Hristo Stoichkov. Barcelona akhirnya dapat meraih beberapa trofi bergengsi. Puncaknya yang terjadi di tahun 1992, mereka meraih gelar Liga Champions pertamanya dengan mengalahkan Sampdoria di dalam laga final. Selain itu Barca menjadi tim yang juga sukses meraih 4 trofi di dalam Liga Spanyol, hal tersebut beruntun dari tahun 1991 sampai dengan tahun 1994. Cruyff pun kemudian menjadi pelatih tersukses di dalam sejarah Barcelona dengan total raihan 11 trofi dalam 8 tahun kepelatihannya.

Akhir tahun 90an Barca kemudian diperkuat oleh sejumlah pemain terkenal seperti halnya Ronaldo, Luis Figo, Rivaldo, Patrick Kluivert dan juga Luis Enrique. Beberapa gelar domestik pun juga sudah diraih, meski gelar internasional belum sempat diraih kembali. Kepindahan Luis Figo ke rival Real Madrid sempat membuat para fans Barcelona marah. Hal ini juga sempat jadi sebuah kontroversi besar pada saat itu. Barca pun mengalami beberapa hasil buruk yang mereka dapatkan di awal tahun 2000-an, kalah bersaing dengan Real Madrid atau bahkan kalah dari Valencia.

Kesuksesan di Era Modern

Penunjukkan agen sbobet terpercaya dan presiden baru yaitu Joan Laporta yang terjadi di tahun 2003 menandai era kebangkitan dari El Barca. Ditambah dengan hadirnya pelatih baru Frank Rijkaard, Barca kemudian mencapai era keemasannya lagu di pertengahan tahun 2000an. Kombinasi pemain lokal La Masia seperti halnya Carles Puyol, Andres Iniesta dan Xavi Hernandez serta beberapa pemain bintang yang dibeli dari klub lain seperti Samuel Eto’o, Deco dan juga megabintang Ronaldinho membuat Barca tidak terhentikan. Trofi Liga Champions kedua pun kemudian diraih tahun 2003.

Demikian itulah sejarah berdirinya klub sepak bola Barcelona dari dulu hingga sekarang. Barcelona adalah klub sepak bola yang cukup terkenal, club tersebut juga memiliki perjalanan yang cukup panjang serta mendapatkan banyak kemenangan di beberapa ajang sepak bola bergengsi.

Pesepak Bola Legendaris Indonesia

Timnas Indonesia memang masih minim prestasi dan juga mengalami pasang surut dari prestasi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, walaupun begitu, Indonesia adalah negara yang pernah mendapatkan julukan sebagai Macan Asia di masa lalu, karena indonesia memiliki pemain-pemain hebat yang sekarang telah menjadi legenda. Sejarah mencatat, jika prestasi terbaik dari Timnas Indonesia, terakhir terjadi yaitu pada tahun 1991 saat Tim Merah-Putih memenangi gelar kejuaraan SEA Games. Gelar bergengsi kedua yang ada juga berhasil dimenangkan di kawasan Asia Tenggara setelah kemenangan tahun 1987.

Setelah itu Timnas Indonesia sempat menciptakan sebuah sensasi, ketika pada saat itu hampir lolos ke dalam Piala Dunia di tahun 1986. Tim Garuda kemudian gagal melangkah ke Meksiko, setelah dikalahkan oleh Korea Selatan pada babak akhir kualifikasi di zona Asia. Ditahun yang sama juga Timnas Indonesia sukses menembus semifinal dalam kejuaraan Asian Games. Dengan kata lain, jangan pernah meremehkan Timnas Indonesia sekalipun timnas tidak banyak memiliki keberuntungan serta mendapatkan kemenangan.

Penampilan dari bintang-bintang sepak bola Indonesia yang dahulu sangat bersinar, mulai dari era Aji Santoso dan Kurniawan Dwi Yulianto, hingga era Evan Dimas dan juga Hansamu Yama. Semuanya mampu menjadi daya tarik tersendiri, baik melalui layar televisi maupun para pendukung yang datang langsung ke stadion meski laga digelar di negara tetangga.

Dalam sejarahnya yaitu sejak tahun 1996, Timnas Indonesia sudah tercatat delapan kali mampu lolos dari fase grup. Dengan lima kali di antaranya dapat melangkah ke dalam pertandingan final. Sayang, dari kelima kesempatan tersebut, Indonesia belum berhasil mendapatkan trofi juara.

Pesepak Bola Legendaris Indonesia

Namun, dukungan para penggemar untuk Tim Garuda selalu besar. Antusiasme yang juga selalu luar biasa kerap kali menjadi sebuah hal yang diperlihatkan oleh rakyat Indonesia, terutama jika Tim Garuda mampu melangkah sampai ke pertandingan puncak.

Kegagalan demi kegagalan yang ada di laga puncak tidak pernah menyurutkan keinginan dari para penggemar Timnas Indonesia untuk dapat melihat tim kesayangan mereka dapat meraih trofi untuk pertama kalinya. Apalagi sejak fase grup, Tim Garuda bisa mempersembahkan penampilan yang sangat apik dengan banyaknya hasil yang positif. Sepanjang sejarah tersebut juga nama-nama pemain bola legendaris bermunculan, siapa sajakah mereka ? Berikut ini adalah deretan pemain legenda Indonesia yang namanya melegenda hingga kini.

Bambang Pamungkas

Legenda Indonesia dan juga merupakan legenda dari Persija Jakarta. Bepe atau di kenal dengan nama Bambang Pamungkas masih bermain bola saat ini pada usia sudah menginjak 39 tahun. Bepe menorehkan 85 caps dan juga 37 gol untuk Timnas Indonesia.

Prestasi Bambang Pamungkas terbaik di Timnas yaitu pada saat membawa negara menjadi runner-up dalam Piala AFF 2002 saat itu ajang tersebut masih bernama Piala Tiger. Bepe juga menjadi penyerang dengan torehan delapan gol dari enam laga dalam pertandingan tersebut. Ikon Macan Kemayoran juga terkenal dengan kemampuannya dalam menanduk bola dan juga merupakan striker oportunis. Maka tidak heran jika namanya masuk ke dalam pemain bola legendaris di Indonesia.

Boaz Solossa

Piala Tiger yang diadakan pada tahun 2004 menjadi ajang Boaz Solossa pada saat mengenalkan dirinya kepada para pecinta sepak bola Indonesia. Duetnya saat itu bersama dengan Ilham Jaya Kesuma sangat mengerikan pada saat itu. Boaz yang sekarang ini juga masih bermain untuk tim Persipura Jayapura pada usia 33 tahun. Pada saat dirinya masih prima dan berjaya, Boaz merupakan seorang striker yang disegani di kawasan Asia karena kecepatanya, lincah, berbahaya, dan juga cukup tajam mencetak gol.

Peri Sandria

Mantan penyerang berbahaya Indonesia ini merupakan pesepakbola yang namanya cukup terkenal pada akhir tahun 80an dan pertengahan 80an. Peri Sandria adalah seorang pemain sepak bola yang berhasil memecahkan rekor dengan gol terbanyak dalam Liga Indonesia. Gol yang saat itu berhasil dicetak yaitu sebanyak 34 gol sebelum kemudian dipecahkan Sylvano Comvalius. Bersama dengan eks pelatih Timnas Indonesia, Anatoli Polosin, Peri juga pernah berjaya mengantarkan Indonesia meraih medali emas di dalam ajang Sea Games pada tahun 1991.

Robby Darwis

Mantan bek tangguh yang ada di era kejayaannya. Robby Darwis adalah pemain sepak bola timnas yang bermain pada periode 1987-1998, memiliki postur tubuh yang ideal dan juga sangat jago dalam duel satu lawan satu. Selain dirinya dikenal sebagai legenda Indonesia, Robby Darwis juga menjadi pemain legenda bagi tim Persib Bandung.

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto adalah pemain timnas Indonesia yang juga namanya pernah terkenal. Kurniawan Dwi Yulianto pemain yang telah menekuni kariernya yaitu sejak berusia 17 tahun. Sampdoria dan Luzern merupakan dua klub yang berada di Eropa yang juga pernah diperkuat oleh Si Kurus julukan untuk Kurniawan. Jumlah gol Kurniawan di Timnas Indonesia yang hanya kalah dari Bambang Pamungkas. Kurniawan mampu menorehkan 33 gol yang ada dari 58 caps dengan Tim Merah Putih saat itu.

Fakhri Husaini

Mantan playmaker Timnas Indonesia, yaitu Fakhri Husaini pernah bermain pada awal tahun 90-an. Dirinya memiliki kemampuan yang baik, khususnya dalam hal mengoper bola dengan kedua kakinya. Fakhri juga pernah dilatih oleh Henk Wullem, eks pelatih Timnas Indonesia. Saat ini, Fakhri Husaini menjadi pelatih bagi Timnas Indonesia U-19 dan dirinya mencoba menularkan pengalamannya tersebut kepada para pemain-pemain muda.

Aji Santoso

Mantan bek kiri terbaik yang juga pernah dimiliki oleh Indonesia. Aji Santoso memiliki kecepatan, dan juga menjadi salah satu pemain yang dapat melakukan umpan silang dengan bagus serta stamina yang dimilikinya juga sangat bagus. Aji Santoso kini menekuni karirnya sebagai seorang pelatihan dan dirinya juga menjadi pelatih saat memperkuat Timnas pada tahun 1990-an.

Cristian Gonzales

Piala AFF 2010 merupakan sebuah memori yang sulit dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Saat itu, Indonesia menjadi tuan rumah bersama dengan Vietnam. Pada saat itu juga, Timnas Indonesia kemudian mampu melangkah hingga ke dalam babak final dengan permainan yang saat itu sangat menghibur.

Sayang, Tim Garuda saat itu harus kalah dari Malaysia di dalam laga puncak dan dalam keempat kalinya harus puas menjadi runner-up di dalam Piala AFF. Padahal pada saat itu tim asuhan Alfred Riedl ini memiliki skuat yang mumpuni, termasuk dengan hadirnya Irfan Bachdim dan pemain naturalisasi, Cristian Gonzales.

Gendut Doni

Karir Gendut Doni Timnas Indonesia ini juga terbilang cukup pendek. Ia pertama kali memperkuat Tim Garuda yaitu pada tahun 2000 dan kemudian berakhir pada tahun 2004. Pemain yang saat itu memperkuat Persija Jakarta namun hanya masuk ke dalam skuat Garuda dalam dua edisi Piala AFF, yaitu pada tahun 2000 dan 2002. Catatan menarik mengenai Gendut Doni adalah ia menjadi sosok penting dalam skuat Garuda di Piala Tiger pada tahun 2000. Bahkan dirinya hampir saja tersisih dari tim sebelum saat berangkat ke Thailand.

Demikian itulah beberapa pemain sepak bola legendaris di Indonesia. Walaupun nama-nama tersebut belum sempat membawa Indonesia menjadi juara, tapi mereka telah berhasil menunjukkan permainan terbaik mereka untuk Indonesia. Terimakasih.